Senin, 31 Agustus 2015

Arti Sebuah Kemampuan


"Ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya....".

Awal penjelasanku mengenai bab haji kepada seorang bapak penjual bakso langgananku, lalu kemudian beliau tersenyum memberi jawaban."

"Itulah sebabnya mas.... Saya justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI". Kemudian beliau melanjutkan...

"Definisi "mampu" adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri.
Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu.
Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, "mampu", maka InsyaAllah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita".

Masya Allah...sebuah jawaban yang sangat penuh makna dari seorang tukang bakso...dimana dia memahami arti sebuah kemampuan."

Jawaban nan sederhana namun penuh hikmah.

Sudahkah kita memampukan diri kita???

Semoga bermanfaat bagi kita semua dalam memaknai hidup...aaminn

Keutamaan Doa Sapu Jagat


Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,
“Doa yang lebih sering diucapkan Rasulullah shallAllahu wa’alaihi wa sallam adalah Allahumma aatina fid dunyaa hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar (Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari adzab Neraka).” (HR. Bukhari no. 4522 dan Muslim no. 2690)

Hmmm.....gmn gan...doa yg sangat ringkas singkat dan padatkan?. Eits tapi jangan diremehkan biarpun pendek namun doa ini punya makna dan keutamaan yg dalam lho...penasaran dengan keutamaan doa ini? ok mari kita telaah bersama, semoga bermanfaat ya...aamiin....

Beberapa pelajaran dalam hadits ini yang bisa kita jadikan hikmah...monggo disimak :

1. Dianjurkan untuk merutinkan do’a ini karena lafadznya begitu ringkas, namun mengandung permintaan kebaikan dunia dan akhirat.

2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam paling sering membaca do’a ini karena do’anya sungguh penuh makna yaitu mencakup tiga hal: [1] meminta kenikmatan di dunia, [2] meminta kenikmatan di akhirat, serta [3] agar terbebas dari api neraka. Semoga Allah menganugerahkan kita tiga hal ini.

3. Permintaan kebaikan di dunia yang dimaksudkan dalam do’a ini mencakup nikmat sehat, rumah yang lapang, istri yang penuh dengan kebaikan, rizki yang luas, ilmu yang bermanfaat, amal sholih, kendaraan yang menyenangkan, pujian yang baik serta kebaikan-kebaikan lainnya dengan berbagai ungkapan dari pakar tafsir. Masya Allah … luar biasa cakupan do’a sapu jagad ini. Sampai-sampai meminta istri yang sholihah pun sudah tercakup di dalamnya. Gimana...mantab nggak...?

4. Adapun kebaikan di akhirat yang diminta dalam do’a ini tentu saja lebih tinggi dari kebaikan di dunia yaitu dimasukkannya ke dalam surga, dibebaskan dari rasa khawatir (takut) dan diberi kemudahan dalam hisab (perhitungan amalan) di akhirat.

5. Adapun permintaan diselamatkan dari siksa neraka mengandung permintaan agar kita dibebaskan dari berbagai sebab yang menjerumuskan ke dalam neraka yaitu dengan dijauhkan dari berbagai perbuatan yang haram dan dosa, dan diberi petunjuk untuk meninggalkan hal-hal syubhat (yang masih samar/abu-abu) dan hal-hal yang haram.

–Inilah penjelasan Ibnu Katsir
So....setelah paham dengan keutamaan doa ini...kenapa kita tidak mengamalkannya sebagai doa harian?....hmmmm rugi donk..
Mari berbagi...karena itu indah dan bermanfaat....dan mhn maaf sekiranya ada yg kurang tepat dan berkenan...mari saling menasehati dg kebaikan

Sabtu, 29 Agustus 2015

Sang Istri

Di suatu senja nan indah, terlihat Sepasang suami istri berbahagia sedang menikmati makan malam bersama.

Mereka adalah pengantin yang baru menikah 2 bulan.
Di tengah makan malam mereka, sang istri membuka pembicaraan.
Istri : “suamiku sayang, bolehkah aku melakukan usul?”.

Suami : “boleh istriku sayang, silahkan!!”.

Istri : “saya ingin kita menulis kekurangan pasangan kita masing2 di kertas kosong..agar kita bisa saling intropeksi diri. tapi janji, tidak ada yang boleh tersingung. bagaimana sayang”?

Suami : “baik istriku, insya Allah..”sambil tersenyum manis.
Sang istri kemudian pergi mengambil 2 lembar kertas kosong dan pulpen.

Lima belas menit kemudian..

Istri : “sayang saya sudah selesai menulisnya.. apakah engkau juga sudah selesai?”.

Suami : “iya , saya juga sudah selesai!”.

Istri : “baiklah, sekarang tukar kertas kita masing2. Jangan ada yang dibuka dulu, Nanti dibaca secara terpisah setelah saya membereskan makan malam ini!”.

Suami : “iya sayang, monggo..silahkan!” sambil mengecup sang istri dengan mesranya.

Si istri mulai membereskan makan malam dan suami lantas pergi ke kamar tidur.

Beberapa saat kemudian istri kirim sms kepada suami..

“suamiku, sekarang saya sudah selesai. Silahkan buka kertasnya dan baca tulisannya di kamar. saya akan membacanya di dapur “.

Sang suami langsung membuka kertas dan membacanya.

Setiap membaca tulisan mengenai kekurangannya, air matanya tidak bisa dibendung, mengalir di setiap sudut matanya. Karena ternyata begitu banyak kekurangan pada dirinya.

Sementara itu, di dapur sang istri juga membuka kertas. Tak lama kemudian sang istri menghampiri suami ke kamar.

Istri : “bagaimana suamiku, engkau telah membacanya?”

Suami : “sudah istriku, maafkan aku yang tidak bisa sempurna mendampingimu…. maafkan aku,” air matanya semakin deras mengalir.

Istri : “iya suamiku, tapi mengapa engkau tidak menulis tentang kekuranganku dikertas itu? padahal aku telah menulis segala kekuranganmu..”

Suami : “wahai istriku tercinta, tahukah engkau? aku mencintaimu apa adanya…. sehingga aku melihat kekuranganmu adalah kelebihanmu dan aku tahu Allah menciptakan setiap manusia dengan berbagai kekurangannya, untuk itu aku sebagai suamimu akan menjadi pelengkap untuk menutupi kekurangan dirimu duhai istriku..karena...aku mencintaimu dengan nama Allah”. sambil menangis dan berbisik lirih di telinga sang istri.

Sang istri pun tak sanggup menahan tangis mendengar ucapan dari sang suami yang begitu sangat mencintainya.

Sahabat, banyaknya pertengkaran suami istri sebab utamanya adalah EGOIS, saling menuntut cinta, saling meminta diperhatikan, saling minta disayang, gengsi meminta maaf duluan jika melakukan kesalahan, tidak mau berlomba memberi yang terbaik duluan, yang berakibat hilangnya rasa syukur dan rasa Qonaah (menerima apa adanya).

Penyakit Bermula Dari Pikiran Negatif

INGIN JADI ORANG SEHAT ?
Hmmm tahu nggak teryata penyakit itu 90% Berasal dari Pikiran, lho...niih rinciannya 90% berasal dari pikiran, 10%-nya dari pola makan. Masih gak Percaya?? Coba deh baca dibawah ini...
Lihat Orang Gila, makan apa pun yg kotor, fisiknya sehat, nggak pernah mandi, nggak gatal2..kok sehat terus, masuk angin aja juga tidak...karena pikirannya selalu Happy, nggak mikir opo2...( asal jangan dicoba deh ha..ha...ha). Tapi coba bandingkan dengan para koruptor tuh..tuh...banyak harta, makan sehat tapi sering sakit-sakitan...ya kan...gimana setuju??? Atau sudah percaya??? Atau mau nyoba???...ha..ha...udah ah...usah mikir jadi orgil atau koruptor ya...lebih baik2 simak baik- baik deh daftar di bawah ini, siapa tahu ada yg sama ( hi...hi...hi ) jika benar ada yang mendekati dengan daftar ini...hmmmm..buruan deh rubah tuh pikiran, be always positif thingking la....ok gan lanjut...

Ini daftar penyakit dengan pikiran negatif, simak baik-baik...

1. MARAH, teryata marah selama 5 menit saja, hal ini akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam, wow...keren ha..ha...ha, so mulai sekarang belajar jadi orang sabar, walau semua komiditi kebutuhan pokok naik meroket kayak rudal antar planet, tetap sabar dan selalu berpikir positif namun realistis ya.

2. DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN
Teryata hal ini akan menyebabkan imun tubuh kita mati lho...( waduh...bisa keroncong protol nih ) Dari situlah bermula segala penyakit, seperti STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan / penyumbatan pembuluh darah)....Hmmmmm.

3. STRES
Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN.( Hayo siapa nih yang Gila kerja..hati-hati deh)

4. KHAWATIR
Jika kita sering merasa KHAWATIR, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG.

5. MUDAH TERSINGGUNG
Jika kita MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur).

6. BINGUNG
Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN, maka kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.

7. TAKUT
Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL.

8. NEGATIF THINKING
Nih...nih yang gue sebut-sebut dari akhirnya nongol, Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).

9. EMOSI DAN MUDAH MARAH
Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.

10. APATIS
Jika kita sering merasa APATIS (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH.

11. MENGANGGAP SEPELE SESUATU
Jika kita sering MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES.

12. KESEPIAN
Jika kita sering merasa KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh).

13. SEDIH DAN RENDAH DIRI
Jika kita sering BERSEDIH & merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih).

Semoga bermanfaat, amiin...amiin...amiin

ߓڠSumber : Buku “The Healing & Discovering the Power of the Water” (by :Dr. Masaru Emoto)

5 tips Didik Anak Agar Rajin Sholat

Anak adalah titipan/amanah yang Tuhan berikan kepada kita orang tua.
Sebagai orang tua kita harus bisa menjaga dan mendidik anak agar bisa menjadi pribadi yang baik.
Anak adalah cerminan dari orang tua, setiap tingkah laku anak mencerminkan sikap kita.
Seperti kata pepatah “buah jatuh tak jauh dari pohonnya,”…..betulkan????.

Shalat sebagai salah satu bagian penting ibadah dalam Islam sebagaimana bangunan ibadah yang lain juga memiliki banyak keistimewaan. Ia tidak hanya memiliki hikmah spesifik dalam setiap gerakan dan rukunnya, namun secara umum shalat juga memiliki pengaruh drastis terhadap perkembangan kepribadian seorang muslim. Tentu saja hal itu tidak serta merta dan langsung kita dapatkan dengan instan dalam pelaksanaan shalat. Manfaatnya tanpa terasa dan secara gradual akan masuk dalam diri muslim yang taat melaksanakannya.
Selanjutnya shalat merupakan media komunikasi antara sang Khlalik dan seorang hamba. Media komunikasi ini sekaligus sebagai media untuk senantiasa mengungkapkan rasa syukur atas segala nikmat. Selain itu, shalat bisa menjadi media untuk mengungkapkan apapun yang dirasakan seorang hamba. Dalam psikologi dikenal istilah katarsis, secara sederhana berarti mencurahkan segala apa yang terpendam dalam diri, positif maupun negatif. Maka, shalat bisa menjadi media katarsis yang akan membuat seseorang menjadi tentram hatinya.
Shalat yang khusyu’ mewujudkan ubudiyah yang benar-benar karena Allah, ikhlas, pasrah, rendah diri terhadap dzat yang maha suci. Dalam shalat kita meminta segala sesuatu kepada dan hidayahNya untuk menuju jalan yang lurus. Kepada-Nyalah seseorang berkenan memohon ijabah dan mencurahkan segala sesuatu, baik dalam hal cahaya hidayah, limpahan rahmat maupun ketentraman.
Ibadah shalat yang dilakukan dengan baik, berpengaruh bagi orang yang melakukannya. Ibadah yang dilakukannya membawa ketenangan, ketentraman dan kedamaian dalam hidup manusia. Manusia yang tenang hatinya tidak akan mudah goncang dan jatuh saat ditimpa.
Ajaran-ajaran akhlak rasulullah adalah ajaran akhlak yang terkandung dalam Al-qur’an, yang didalamnya mengajarkan bagaimana moral individu manusia terhadap kehidupan sosial dan kehidupan agamanya.
Melalui pelaksanaan ibadah shalat secara kontinue dari waktu kewaktu yang telah di tentukan batasnya di harapkan akan selalu ingat kepada Sang PenciptaNya, sehingga dalam melakukan segala aktivitas akan terasa diawasi, terkontrol dan di perhatikan oleh Dzat yang maha mengetahui, maha melihat, dan maha mendengar. Konsekwensinya adalah terhindar dari melakukan segala perbuatan yang bertentangan dengan Islam.
Shalat tidak hanya mengandung nilai ubudiah semata akan tetapi shalat juga mengandung hubungan baik dengan sesama makhluq Allah lainnya. Setiap Muslim di tuntut untuk merealisasikan dalam bentuk prilaku kehidupan, seperti yang di kehendaki oleh Allah yang pada akhirnya akan terealisasi bahwa ibadah sholat ini mampu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar.
Ayat tersebut mengandung pengertian bahwa kerjakanlah shalat secara sempurna seraya mengharapkan keridhoannya dan kembali kepadanya dengan khusyu’ serta merendahkan diri. Sebab jika shalat dikerjakan dengan cara demikian maka ia akan mencegah dari perbuatan kekejian dan kemunkaran.
Shalat yang di kehendaki Islam bukanlah semata-mata sejumlah bacaan yang diucapkan oleh lisan, sejumlah gerakan yang dilakukan oleh anggota badan tanpa di sertai kesadaran akan kekhusyu’an hati. Tetapi shalat yang diterima adalah shalat yang terpenuhi ketentuan-ketentuannya berupa perhatian fikirannya, kedudukan hatinya dan kehadiran keagungan seakan-akan berada di hadapannya. Sebab tujuan utamadari shalat adalah agar Manusia selalu mengingat Tuhannya yang maha tinggi.
Dari uraian tersebut di atas, maka shalat merupakan ibadah yang memiliki nilai edukatif yang tinggi dan luas. Dalam hal ini shalat mempunyai daya penunjang bagi pembentukan akhlak manusia untuk berbuat kebaikan dan meninggalkan kejelekan, menjauhi fakhsa’ dan munkar, mengurangi kelesuan di saat menderita, akan terjaga dari sifat keangkuhan, kesombongan di saat memperoleh nikmat. Shalat akan menanamkan dalam hati kesadaran adanya kontrol Illahi, memelihara aturannya, Sholat juga mengajarkan bagaimana menjaga kedisiplinan waktu, takut akan siksaan dan ancamannya serta sanggup mengalahkan sifat-sifat kelemahan manusia lainnya yang semuanya itu termasuk ke dalam akhlaqul karimah.
Tujuan dan Faedah Shalat
Tujuan shalat sebagai sarana pendidikan budi luhur dan pri-kemanusiaan dilambangkan dalam ucapan salam sebagai penutup komunikasi dengan Allah swt. Ucapan salam adalah permohonan untuk keselamatan, kesejahteraan dan kebahagiaan orang banyak, baik yang ada di depan kita ataupun tidak dan ucapan sebagai pernyataan kemanusiaan serta solidaritas sosial. Dengan demikian shalat di awali dengan takbir sebagai pernyataan hubungan dengan  Allah swt. dan  di akhiri dengan salam sebagai pernyataan hubungan dengan sesama manusia.

Allah memerintahkan shalat kepada manusia tentulah ada tujuannya. Tujuan tersebut bukanlah untuk kepentingan Allah melainkan untuk kepentingan manusia itu sendiri, ketenangan dan kebahagiaan hidup di dunia maupun kelak di akhirat. Adapun tujuan shalat itu adalah:
a)      Supaya manusia menyembah hanya kepada Allah semata, tunduk dan sujud kepada-Nya.
b)      Supaya menusia selalu ingat kepada Allah yang memberikan hidup dan kehidupan.
Mengingat Allah akan menghindarkan kita dari segala bentuk kemalasan dan kelesuan, serta rasa tidak tenang dan ketakutan saat melakukan kesalahan dan kelalaian dalam menjalankan kewajibanMengingat Allah akan menghapus dan menjauhkan kecemasan dan ketakutan.
c)      Supaya manusia terhindar dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, yang akan mendatangkan   kehancuran.
Shalat mempunyai faedah atau manfaat dalam keagamaan, pendidikan, individu dan masyarakat. Di antara faedah atau manfaat shalat adalah sebagai berikut :
a)      Dengan shalat dapat membangun hubungan yang baik antara manusia dengan Tuhannya.
b)      Dengan shalat seseorang akan memperoleh keamanan, kedamaian dan keselamatan.
c)      Shalat sebagai sarana mendekatkan diri (taqorrub) kepada Allah.
d)     Shalat dapat mencegah perbuatan yang keji dan munkar.
Shalat adalah salah satu dari Rukun Islam yang lima, berdasarkan sabda Rosulullah SAW, ”Islam didirikan diatas lima perkara: (1) Mengakui bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan Muhammad SAW adalah utusan-Nya; (2) Mendirikan shalat; (3) Mengeluarkan zakat; (4) Puasa di bulan Ramadhan; (5) Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.”(H.R. Bukhari Muslim).
Shalat yang telah ditetapkan waktunya ada 5 waktu, terdiri atas 17 rakaat yaitu Shalat Subuh 2 rakaat, Shalat Dzuhur 4 rakaat, Shalat Ashar 4 rakaat, Shalat Maghrib 3 rakaat, dan Shalat Isya’ 4 rakaat.
Shalat merupakan ibadah yang paling utana kepada Allah, karena dengan shalatlah kita dapat berkomunikasi dengan Allah Sang Maha Pencipta. Dan shalat pulalah ibadah yang akan pertama kali dihisab oleh Allah di hari kebangkitan kelak.
Shalat inilah ibadah yang dapat mempengaruhi nilai ibadah lainnya. Seorang ahli ibadah sekalipun jika tidak shalat maka sia-sia semua amalan ibadahnya. Seseorang yang nilai shalatnya baik, maka semua amalan ibadah yang lain akan ikut baik pula, begitu pula sebaliknya.
Sholat adalah ibadah yang harus kita kerjakan dalam kondisi apapun, kecuali karena ada alasan yang syar’i, jadi walaupun sakit, dalam perjalanan bahkan dalam kondisi perangpun harus kita laksanakan. Kenapa begitu? Karena ada beberapa alasan kuat yaitu : sholat adalah tiang agama, sholat adalah pembeda antara orang muslim dan kafir, sholat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab di akherat kelak.
Hmmmmm……sungguh indah bukan arti dan manfaat keutamaan ibadah sholat, betapa rindu dan bahagianya ya jika kita memiliki anak-anak yang rajin sholat, sholatnya selalu tepat waktu, khusyu, sholatnya selalu berjama’ah. Subhanalloh, anugrah yang luar biasa….
Masalahnya bagaimana agar angan-angan kita di atas itu tidak seperti mimpi disiang bolong, tapi bisa terwujud menjadi kenyataan? ……Eits sabar dulu, Alhamdulillah ada lho Tips nya…..bagaimana caranya, mari kita simak bersama dibawah ini :
1.Contoh atau keteladanan.  (Al-Qudwah)
Contoh atau keteladanan dari kita sebagai orang tua dan Guru sangatlah penting dan merupakan pendidikan paling mendasar, kenapa? karena kita adalah cermin hidup bagi anak-anak kita. Oleh sebab itu jangan sampai kita menyuruh anak kita sholat tapi kita masih asyik di depan TV, atau menyuruh anak kita sholat ke masjid tetapi kita masih sibuk dengan HP atau BB kita atau tugas-tugas lain yang menjadi rutinitas kita. Ingat, apa yang kita lakukan dilihat dan direkam oleh anak-anak kita lho….
2. Nasehat penuh Cinta (Al-Mau’idzah)
Ketika kita sudah memberi contoh dan keteladanan untuk anak-anak kita, jangan lupa iringi dengan nasehat dan arahan yang Islami ketika anak kita lupa sholat, atau menunda, atau sholatnya terburu-buru, habis sholat lantas jalan tanpa diikuti dzikir dan doa terlebih dahulu. Dan ingat! Nasehat jangan di tunda menunggu nanti pas makan malam bersama, atau pas menjelang tidur, khawatir anak kita keburu lupa. Nasehat sebaiknya disampaikan saat itu juga ketika kita melihat anak melakukan kesalahan. Karena kesalahan-kesalahan yang didiamkan bisa menjadi kebiasaan karena anak merasa itu bukan sebuah kesalahan, dan yang lebih parah lagi apabila kesalahan-kesalahan itu akhirnya menjadi penyakit hati. Na’udzubillahimindzalik.
3. Pembiasaan / pengkondisian (Al-‘Aadah)
Ada pepatah mengatakan karena kebiasaan akhirnya menjadi bisa dan terbiasa. Insya Alloh ketika keteladanan dan nasehat sudah kita lakukan jangan lupa pembiasaan agar semua kebaikan dan sifat-sifat terpuji yang sudah kita tanamkan, khususnya sholat ini menjadi kewajiban rutin bahkan kebutuhan yang harus dipenuhi. Caranya bisa dengan bersegera mengambil air wudhu ketika adzan terdengar, hentikan semua aktivitas dan kerjaan, matikan televisi, terus sholatnya diusahakan selalu berjama’ah. Dan jika semua hal baik yang sudah kita tanamkan lalu kita laksanakan secara kontinyu maka lama-lama akan menjadi suatu pembiasaan / pengkondisian yang baik yang islami sesuai syariat.
4. Kontrol yang terus menerus (Al-Mulahadzah)
Kontrol dan pengawasan yang cermat perlu kita lakukan agar keteladanan yang kita tunjukkan , nasehat yang rutin kita sampaikan serta pembiasaan yang sudah kita tanamkan efektif maka kita perlu mengontrol secara terus menerus tanpa henti, sehingga ketika anak mulai mengendur kita bisa sharring atau diskusi dengan buah hati kita, kenapa kok kurang semangat sedangkan biasanya rajin, ada masalah atau kendala apa, apa ada yang bisa Bunda atau Ayahanda bantu, dll agar kita bisa evaluasi dan memotivasi serta memberi penguatan kembali.

5. Hukuman yang mendidik ( Al-‘Uqubah)
Dan ketika keempat langjah diatas sudah kita laksanakan namun ternyata anak masih melakukan pelanggaran diantaranya sholat sambil bercanda, tidak khusyu dan tidak mau berjam’ah dengan alasan lelah dan capek maka barulah langkah terakhir kita antisipasi yaitu dengan memberikan hukuman yang berdampak menimbulkan efek jera dan bertujuan mendidik atau bersifat konstruktif ( membangun ). Miisalnya : jika sholat Subuh kesiangan tidak mendapat uang jajan, ketika sholat bercanda harus di ulang lagi sholatnya, sholat terburu-buru apalagi mendahului imam berarti baca istighfar 50 x sesudah sholat, lupa sholat atau meninggalkan sholat karena asyik bermain maka selama satu pekan atau Sabtu & Minggu tidak boleh main games lagi.
Gimana mudahkan???.....semoga hal ini bermanfaat bagi kita semua, amiin………………

Disarikan dari berbagai sumber dan terima kasih buat istriku atas segala perjuangannya dalam mendidik anak2 kami menjadi generasi yg sholeh dan sholihah serta ITAH M. MAFAHIR (www.kompas.com) atas inspirasinya, semoga Allah selalu merahmati bagi segala niat baik kita dalam membangun generasi baru yang islami, amiin

Jumat, 28 Agustus 2015

100 ribu dan Harga Diri



Suatu hari di dalam sebuah ruang kelas seorang guru mengangkat uang 100 ribu rupiah didepan murid-muridnya.
Lalu ia bertanya,” Siapa yang mau uang ini?”. Sontak semua muridnya mengangkat kedua tangannya tanda bahwa mereka benar-benar menginginkan uang tersebut.

Kemudian sang guru meremas-remas uang tersebut dengan kedua tangannya lalu bertanya kembali pada muri-muridnya, “ masih adakah yang menginginkan uang ini lagi?” sambil kembali menunjukkan uang tersebut dalam keadaan kusut. Dan kembali para murid-murid mengangkat tangannya.

Selanjutnya ia melempar uang tersebut ke lantai, menginjak-nginjak dengan sepatunya hingga menjadi lebih kotor dan semakin kusut, setelah benar-benar kusut,kotor dan berdebu, ia ambil dan menunjukkan kondisi uang tersebut, kemudian sekali lagi ia menawarkan pada murid-muridnya. “Sekarang siapa yang mau uang ini?”, semua muridnya serentak masih mengangkat tangannya kembali bahwa semua tetap menginginkan uang tersebut.

“ Inilah pelajaran kita hari ini. Betapapun kita berusaha merubah bentuk uang ini, itu  tidak akan merubah nilainya. Biar dia kotor, kusut atau berdebu…nilainya tetap 100 ribu, tak berkurang sama sekali. Hal ini sama dengan diri kita, bagaimanapun kita dilecehkan, dihinakan, dinistakan bahkan direndahkan, di fitnah, ingatlah nilai hakiki kita tidak akan pernah tersentuh, tidak akan pernah berubah sedikitpun. Saat itu terjadi, kita tetap berdiri kokoh.  Kita tetap kuat dan tegar bagaikan gunung".

Namun saat diri kita kehilangan kepercayaan diri maka detik itupula kita akan kehilangan segalanya, yaitu hilangnya harga diri dan nilai hakiki kita.
Jangan pernah malu belajar dan memperbaiki diri dari mana saja, jika itu membawa nilai kebaikan. Karena pengalaman dan kehidupan adalah guru terbaik kita.
Untuk itu, apapun usaha kita, cita-cita kita, tetaplah selalu yakin dan percaya akan kemampuan diri sendiri, karena dia akan menuntun kepada kesuksesan, jangan pernah menyerah akan suatu keadaan. Tetap terus berjuang demi suatu keyakinan karena itulah
nilai hakiki kita.




Selasa, 25 Agustus 2015

Bahan Alami Lawan Hipertensi


Banyak orang tak bisa relax saat menghadapi masalah. Ditambah dengan kebiasaan makan yang tak sehat seperti gemar mengkonsumsi makanan asin dan gurih, kurang asupan sayur dan buah, merokok, kurang olahraga hingga istirahat tak berkualitas menambah deretan panjang faktor risiko munculnya gangguan kesehatan tertentu.

Hipertensi adalah salah satu penyakit dengan julukan the silent killer (diam diam mematikan). Seseorang dapat dikategorikan hipertensi apabila terjadi peningkatan tekanan darah secara menetap atau terus menerus pada level tidak normal ( lebih dari 120/80 mmHg).

Hal ini dapat dipicu oleh perilaku tak sehat seperti :
1. Gemar makan makanan asin dan berlemak
2. Jarang makan sayur dan buah
3. Mengkonsumsi alkohol dan rokok,
4. Obesitas dan jarang olahraga
5. Dan sulit untuk bisa relax dalam menghadapi masalah yang berujung pada stress.

Hipertensi merupakan penyebab utama terjadinya stroke. Orang yang memiliki hipertensi mempunyai risiko 3 hingga 4 kali lebih besar terkena stroke. Di Indonesia saja, tahun 2014 Stroke telah penjadi penyebab kematian pertama, padahal di tahun 1990-an masih menduduki peringkat keempat. Tak berhenti disitu, hipertensi dapat memicu kerusakan empat organ penting yaitu otak, jantung, ginjal dan mata. Ini artinya tekanan darah perlu dikendalikan dengan gaya hidup dan pola makan sehat sejak muda. Berbagai macam bahan alam berkhasiat telah digunakan turun temurun dan terbukti mampu menurunkan tekanan darah. Diantaranya tiga bahan alam yaitu Noni, Seledri dan Daun Salam yang memiliki khasiat unik dan bekerja secara sinergis untuk menurunkan tekanan darah.

BAGAIMANA NONI BERKHASIAT UNTUK HIPERTENSI?
1. Noni telah berabad-abad digunakan sebagai tanaman yang bermafaat untuk kesehatan dan setelah diteliti mengandung scopoletin yang dapat menurunkan tekanan darah
2. Konsumsi noni baik untuk menurunkan tekanan darah dengan cara menghambat kerja Enzim Konversi Angiotensin (ACE) yang mengatur tekanan darah dan volume darah.
3. Noni juga dapat membantu merelaxkan otot polos pembuluh darah dan mengikat zat penyebab terjadinya kontraksi pembuluh darah atau hipertensi.

MENGAPA SELEDRI BAIK UNTUK HIPERTENSI ?
1. Seledri telah lama digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah karena mengandung senyawa apiin yang akan membantu menghambat masuknya ion kalsium ke dalam sel (antagonis kalsium)
2. Antagonis kalsium ini bermanfaat untuk mengurangi kecenderungan pengerutan pembuluh darah dan menjadi salah satu pilihan terapi bagi pasien hipertensi yang disertai diabetes karena tidak ditemukan efek samping.

MANFAAT DAUN SALAM UNTUK HIPERTENSI
1. Daun salam telah dikonsumsi secara tradisional untuk membantu menurunkan tekanan darah
2. Setelah dilakukan penelitian di laboratorium penggunaan ekstrak daun salam menunjukkan hasil yang nyata dalam menurunkan tekanan darah.
Sistocare mengandung ekstrak herbal yang terstandar noni, seledri dan daun salam. Ketiga bahan alam ini memiliki kandungan & khasiat unik, bekerja secara sinergis dan bermanfaat untuk kesehatan kita.

Dan ingat ya jangan lupa.....
CEK TEKANAN DARAH KITA SECARA TERATUR JIKA :
~ Berusia >18 tahun
~ Pria dan wanita memiliki riwayat
   keluarga hipertensi.
~ Gemar makan makanan asin, gurih   
   dan berlemak.
~ Perokok dan Gemar minum alkohol
~ Kurang olahraga dan obesitas
   (kegemukan).
~ Sulit Relax dan Gampang Stress.

Lebih baik mencegah dari pada mengobati...betul nggak???.

Yuk mulai sekarang kita bergaya hidup sehat..

Indahnya berbagi....

Sumber unihealth 

Semangat Kerja Dalam Pandangan Rasullullah S.A.W


Suatu ketika seorang laki-laki melintas di hadapan Rasulullah. Orang itu di kenal sebagai pekerja yang giat dan tangkas. Para sahabat kemudian berkata, “Wahai Rasulullah, andai bekerja seperti dilakukan orang itu dapat digolongkan jihad di jalan Allah (Fi sabilillah), maka alangkah baiknya.” Mendengar itu Rasul pun menjawab, “Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, maka itu fi sabilillah.” (HR Thabrani)

* Orang-orang yang pasif dan malas bekerja, sesungguhnya tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan sebagian dari harga dirinya, yang lebih jauh mengakibatkan kehidupannya menjadi mundur. Rasulullah amat prihatin terhadap para pemalas.

Semoga bisa sedikit menjawab pertanyaanmu sobatku...selalu tetap semangat ya...

7 Gaya Mendidik Anak Yang Berdampak Buruk


Teryata ada beberapa sikap kita sebagai orang tua yang kita anggap baik dan benar teryata membawa dampak buruk bagi anak-anak kita, apa saja 7 Gaya Mendidik Anak Ini Ternyata Berdampak Buruk? Mari kita simak dibawah ini...

Anak adalah titipan/amanah yang Allah berikan kepada kita orang tua. Sebagai orang tua kita harus bisa menjaga dan mendidik anak agar bisa menjadi pribadi yang baik. Anak adalah cerminan dari orang tua,  setiap tingkah laku anak mencerminkan sikap orang tua. Seperti kata pepatah “buah jatuh tak jauh dari pohonnya.”

Sebagai orang tua sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu memberikan contoh yang baik kepada anak agar perkembangan kepribadian dan psikologis anak tetap baik.
Berikut ini 7 sikap orang tua yang berpengaruh terhadap kepribadian anak yang dikutip dari buku Mendidik Anak Zaman Kita karya Dr. Hassan Syamsi Basya:

1. Orang tua yang otoriter
Sikap ini bisa membuat anak tumbuh dengan kepribadian yang lemah dan rentan, terutama ketika menghadapi masalah yang mengganggu jiwanya.

2. Orang tua yang over protektif
Sikap semacam ini akan membuat anak mudah kehilangan kepercayaan diri.

3. Orang tua yang abai
Sikap seperti ini akan membuat anak menjadi pribadi yang tidak bisa menghargai orang lain.

4. Orang tua yang suka memanjakan anak
Sikap ini bisa membuat anak menjadi lost control karena terlalu dimanjakan.

5. Orang tua yang keras dan galak
Sikap orang tua semacam ini akan menyebabkan anak tumbuh menjadi orang yang lemah dan selalu diliputi rasa takut.

6. Orang tua yang lemah dan tidak punya pendirian
Sikap ini membuat anak tumbuh diliputi rasa was-was dan gelisah serta cenderung tidak mampu mengambil keputusan dengan baik.

7. Orang tua yang pilih kasih kepada salah satu anak
Sikap ini bisa membuat anak cenderung ingin membalas dendam atau membenci saudaranya.

Itulah ketujuh sikap orang tua yang bisa berpengaruh buruk terhadap kepribadian anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua sudah sepatutnya kita harus menjaga sikap karena kita adalah tauladan bagi anak-anak kita. Semoga
 Allah menjadikan anak kita anak yang berkepribadian baik dan sholeh/sholehah. [Aqila/WebMuslimah]

Pembasmi Racun dari si Biji Pepaya Bagi Kita


Basmi RACUN yang Menumpuk Dalam Usus kita ( juga ginjal kita lho) dengan BIJI PEPAYA

Anti kolesterol, anti oksidan...

Gak percaya...coba deh baca dibawah ini guys..

Tak banyak yg tahu bahwa biji pepaya yg biasa kita buang, ternyata punya segudang manfaat.
Salah-satunya, utk menyingkirkan racun-racun yg menumpuk di usus & liver kita.

Penelitian menunjukkan,
racun bisa menumpuk hingga seberat delapan kilogram dalam usus kita.

Ekstrak biji pepaya bahkan mampu melindungi ginjal dari racun yg memicu problem gagal ginjal.

Biji pepaya juga mampu membunuh parasit yg bersarang dalam pencernaan.

Biji pepaya juga mengandung zat antikolesterol yg hebat.

Mengkonsumsi biji buah pepaya juga bermanfaat sbg antioksidan dalam darah. Ini teruji dalam penelitian mengenai jus biji buah pepaya,
secara signifikan dapat menurunkan kadar kolesterol & LDL (lipoprotein densitas rendah), serta meningkatkan kadar HDL.

Ekstrak biji pepaya ini memiliki kandungan alkaloid,
flavonoid,
tanin,
saponi anthraquinones,
dan
anthocyanosides.

Dengan adanya kandungan ekstrak tersebut, biji pepaya ini mempunyai efek hipolipidemia & antioksidan dalam darah yg luar biasa.

Efek hipolipidemia ini, sangat berguna bagi terapi alternatif hiperlipidemia yg disebabkan adanya lemak nabati atau kolesterol dalam jumlah terlalu tinggi.

Adapun, saponin yg ada dalam biji pepaya, bermanfaat utk menurunkan aktifitas kolesterol serum seperti aksi resin, yaitu dgn mengurangi sirkulasi enterohepatik asam empedu.

“Melalui penghambatan reaksi oksidasi kolesterol LDL ini maka dapat menurunkan kadar kolesterol darah.

Kandungan Fitokimia memiliki peran aktif bagi pencegahan penyakit. Sementara Flavonoid merupakan antioksidan yg dapat menangkap radikal bebas,".

Lalu,
bagaimana cara utk bisa mengkonsumsi biji pepaya yg menyehatkan itu ?

Ada dua cara :

Pertama,
biji pepaya itu diblender & disajikan seperti kita membuat jus.

Kedua,
dengan mengeringkannya, & meblendernya, sebelum kemudian menyeduhnya seperti kita menyeduh kopi.

Untuk cara kedua, begini langkah yang harus dilakukan :

1. Cuci biji pepaya, lantas jemur 2-3 hari.

2. Setelah kering, blender/tumbuk biji pepaya tersebut hingga jadi serbuk.

3. Ambil satu sendok teh serbuk & campur dgn satu gelas air hangat.
Bisa dicampurkan dgn madu atau sedikit gula batu / gula aren agar rasanya lebih nikmat.

(Atau bisa dibuat Jus langsung campur daging buah pepaya dgn bijinya & minum 1-2 gelas jus biji pepaya tersebut setiap hari).

"Buktikan dalam 14 hari pencernaan anda makin sehat tubuh makin bugar.

Gimana guys..tertarik buat mencoba??? Yuk kita mulai sekarang hidup sehat.

selamat mencobaa

Jarang2 khan ngopi pake biji pepaya.....

Sumber (tribunnews)